Jumat, 16 September 2016

Tugas Artikel

Mimpi Masa Depan Indonesia
Menjelang peringatan hari proklamasi, ada baiknya kita berharap mimpi yang baik bagi masa depan. Kalau Amerika Serikat memiliki mimpi yang dikenal sebagai The American Dream, mengapa kita tidak memiliki The Indonesian Dream : mimpi Indonesia?
Jalan panjang
Mewujudkan mimpi sebuahbangsa memang diperlukan waktu yang panjang. Jalan mewujudkan mimpi itu sering tidak lurus dan bahkan berbelok. Konstitusi Amerika, yang mencita-citakan bahwa men are created equel, bahwa manusia itu diciptakan sama, belum mampu terwujud sampai awal tahun 1960-an.
Sistem ketatanegaraan
Meskipun tidak bersifat ideologis, merumuskan sistem ketatanegaraan kit ternyata tidak mudah. Ambilah contoh, penyelenggaraan pemilihan umum, yang merupakan pilarnya penyelenggaraan prinsip kedaulatan rakyat, sebagai langkah awal kehidupan yang demokratis. Sistem pemilihan umum yang berlaku semasa era Reformasi selalu berubah setiap lima tahun. Dari proporsional tertutup menjadi proporsional terbuka dan kini ada pikiran kembali ke proporsionla tertutup.

Harapan
Merki demikian, kita sepakat bahwa optimisme harus tetap kita jaga.perjalannan panjang memang harus kita lalui. Seolah-olah konsep trial and error memang diperlukan. Semua itu semoga akan menambah kebijakan kita untuk perbaikan, tentunya dengan selalu merujuk pada cita-cita buat apa negara ini didirikan, sebagaimana termaktub di dalam pembukaan UUD 1945.
Karena itu, kita harus mampu menerjemakan pembukaan UUD 1945 dalam kehidupan bebangsa, dan bernegara, kemudian secara bertahap mengimplementasikannya dalam sistem ekonimi, politik, dan kesejahteraan. Adapun yang terjadi di masa lalu adalah proses pembelajaran yang sangat berharga. Sebagaimana Amerika yang perlu ratusan tahun untuk menemukan bentuk demokrasinya seperti sekarang, Indonesia juga memerlukan waktu yang panjang.

Namun, apa yang diingatkan oleh Bung Karno agar kita belajar sejarah, ajakan ini merupakan modal agar kita tetap menjaga semangat buat apa negara ini didirikan, sebagaimana termaktub dalam pembukaan UUD 1945. Bangsa ini akan merugi kalau kondisi hari ini lebih buruk daripada kemarin, dan esok tidak lebih baik dari hari ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar