Mimpi Masa Depan Indonesia
Menjelang peringatan
hari proklamasi, ada baiknya kita berharap mimpi yang baik bagi masa depan.
Kalau Amerika Serikat memiliki mimpi yang dikenal sebagai The American Dream, mengapa kita tidak memiliki The Indonesian Dream : mimpi Indonesia?
Jalan panjang
Mewujudkan mimpi
sebuahbangsa memang diperlukan waktu yang panjang. Jalan mewujudkan mimpi itu
sering tidak lurus dan bahkan berbelok. Konstitusi Amerika, yang
mencita-citakan bahwa men are created
equel, bahwa manusia itu diciptakan sama, belum mampu terwujud sampai awal
tahun 1960-an.
Sistem ketatanegaraan
Meskipun tidak bersifat
ideologis, merumuskan sistem ketatanegaraan kit ternyata tidak mudah. Ambilah
contoh, penyelenggaraan pemilihan umum, yang merupakan pilarnya penyelenggaraan
prinsip kedaulatan rakyat, sebagai langkah awal kehidupan yang demokratis.
Sistem pemilihan umum yang berlaku semasa era Reformasi selalu berubah setiap
lima tahun. Dari proporsional tertutup menjadi proporsional terbuka dan kini
ada pikiran kembali ke proporsionla tertutup.
Harapan
Merki demikian, kita
sepakat bahwa optimisme harus tetap kita jaga.perjalannan panjang memang harus
kita lalui. Seolah-olah konsep trial and
error memang diperlukan. Semua itu semoga akan menambah kebijakan kita
untuk perbaikan, tentunya dengan selalu merujuk pada cita-cita buat apa negara
ini didirikan, sebagaimana termaktub di dalam pembukaan UUD 1945.
Karena itu, kita harus
mampu menerjemakan pembukaan UUD 1945 dalam kehidupan bebangsa, dan bernegara,
kemudian secara bertahap mengimplementasikannya dalam sistem ekonimi, politik,
dan kesejahteraan. Adapun yang terjadi di masa lalu adalah proses pembelajaran
yang sangat berharga. Sebagaimana Amerika yang perlu ratusan tahun untuk
menemukan bentuk demokrasinya seperti sekarang, Indonesia juga memerlukan waktu
yang panjang.
Namun, apa yang
diingatkan oleh Bung Karno agar kita belajar sejarah, ajakan ini merupakan
modal agar kita tetap menjaga semangat buat apa negara ini didirikan,
sebagaimana termaktub dalam pembukaan UUD 1945. Bangsa ini akan merugi kalau
kondisi hari ini lebih buruk daripada kemarin, dan esok tidak lebih baik dari
hari ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar